20 Februari 2012

AJI Banda Aceh Miliki Ketua Baru

Banda Aceh - Peserta Konferensi VI Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Banda Aceh berhasil memilih Maimun Saleh- Misdarul Ihsan (Maimis) masing-masing sebagai Ketua dan Sekretaris AJI Banda Aceh periode 2012-2015.

Dalam Konferensi VI AJI digelar di The Pade Hotel, Minggu (19/2), Maimun Saleh (Seputar Indonesia) dan Misdarul Ihsan (RCTI dan AcehCorner.Com) berhasil mengalahkan rivalnya, Zulkarnaini Mochtar-Salman Mardira (Zura) dan Ardiansyah-Muhammad Riza Nasser (Arina).



[caption id="attachment_6618" align="alignleft" width="300" caption="Sesepuh AJI Banda Aceh, Marhiansyah Aziz, mewakili Sekjen AJI Indonesia saat melantik Maimun Saleh-Misdarul Ihsan masing-masing sebagai Ketua dan Sekretaris AJI Banda Aceh periode 2012-2015 di The Pade Hotel Banda Aceh, Minggu (19/2) sore / Taufik Al Mubarak"][/caption]

Dari 41 anggota yang memiliki suara, pasangan Maimis mengantongi 37 suara, diikuti Zura (3 suara) serta Arina (1 suara).

Rencananya pelantikan Ketua AJI Banda Aceh terpilih dilakukan oleh Sekretaris AJI Indonesia Suwarjono. Namun, yang bersangkutan mendadak harus  kembali ke Jakarta karena suatu keperluan. Pelantikan kemudian dilakukan sesepuh AJI Banda Aceh Ir Marhiansyah Aziz sesuai nota dari Sekretaris AJI Indonesia.

Maimun Saleh kepada AcehCorner.com seusai pemilihan mengatakan, memimpin AJI di tengah memanasnya suhu politik Aceh merupakan tantangan yang harus dihadapi.

"Momen Pilkada selalu menggoda jurnalis untuk terlibat mendukung dan menjadi tim sukses seorang kandidat. Di sinilah idealisme jurnalis dipertaruhkan," ujarnya.

Maimun meminta kepada kandidat calon kepala daerah, tim sukses dan pendukungnya, untuk menghormati kerja-kerja jurnalis. Sementara kepada masyarakat yang merasakan dirugikan oleh pemberitaan agar menggunakan mekanisme hak jawab.

Selain memilih Ketua dan Sekretaris, Konferensi VI mengeluarkan beberapa resolusi di antaranya, AJI Banda Aceh menyatakan bersikap netral dalam Pilkada. Selain itu, AJI meminta media di Aceh agar independen dan netral dalam pemberitaan. []

Artikel Terkait